Tips Ganti Knalpot Motor Injeksi

19 April 2019 - Kategori Blog

Buat yang sering gonta ganti Knalpot, nih perhatikan . Sensor CO2 atau karbondioksida yang dipasang pada saluran exhaust  pembaca otomatis debit gas buangnya. Bila  kenalpot ganti free flow atau racing harian, sensor ini akan mengirim sinyal berbeda padaElectronic Control Unit (ECU). Sensor akan bercerita pada ECU, bahwa ia sudah dilewati banyak gas buang yang tidak seperti biasanya. Maklum, sistem injeksi sangat cerewet, brosist.

ECU yang berfungsi sebagai komondan akan ‘main tunjuk’ sensor pada  throtlle body (saluran masuk) memperbesar debitnya mengimbangi gas buang. Itu akibat dari laporan si sensor CO2 tadi.

“Sensor CO2 pada saluran buang ini yang ikut membaca bahan bakar yang belum terbakar. Campuran bensin terlalu kaya, miskin dan sebagainya langsung diperbaiki dari ECU dengan cara memainkan waktu pengapian dan throttle body. Kurang lebih kerjanya seperti itu,” kata Jumari, selaku Chief Mekanik di bengkel resmi Yamaha Perwira Motor di Cinere, Depok, Jawa Barat.

Ada dua penempatan sensor dari bawaan motor injeksi. Yakni pada  leher kenalpot dan di mulut saluran buang. Jikasensor CO2 ini dipasang pada leher pipa kenalpot membuat masbro agak repot ingin menggantinya dengan knalpot racing. Bila pasang kenalpot sembarangan yang belum dilengkapi sensor, jangan harap terjadi peningkatan tenaga. “Yang ada jadi ngaco, karena ECU tidak menerima input dari sensor CO2,” tambah Jumari.

 
Chat via Whatsapp